July 22, 2020   BERITA - 402 Views

CURI PERHATIAN PUBLIK, PIDATO AHMAD DHANI DI DEPHAN AMERIKA

Editor: Nasmay L. Anas
CURI PERHATIAN PUBLIK, PIDATO AHMAD DHANI DI DEPHAN AMERIKA

 

 

JAKARTA, PRESTASIINDONESIA.CO.- Meski sosoknya kerap dianggap kontroversial, arogan dan diktator, ternyata Ahmad Dhani tetap bukanlah figur musisi sembarangan. Pria yang bebas dari hukuman penjara karena tuduhan ujaran kebencian awal tahun ini, rupanya punya prestasi sangat mentereng yang datang dari pentas internasional.

Ya, pentolan band Dewa 19 itu ternyata pernah berpidato langsung di hadapan forum Departemen Pertahanan Dalam Negeri Amereka Serikat, pada Jumat 6 Oktober 2006 silam di New York.

Seperti dilansir digital platform Viva, benar-benar torehan besar bagi musisi Tanah Air, mampu menjadi pembicara dalam sebuah simposium di Amerika Serikat. Bukan cuma itu, ide-ide dan gagasannya pun diminati deretan perwira Jenderal di Negeri Paman Sam.

Kilas balik tahun pada momen itu terjadi, Ahmad Dhani awalnya hadir di forum tersebut guna memenuhi undangan Admiral Timothy J.Keating, USN, Commander, NORAD-USNORTHCOM (North American Aerospace Defense Command-US Northern Command).

Dalam kesempatan tersebut, Dhani juga datang mewakili band Dewa 19 yang mendapatkan penghargaan LibForAll Award di Amerika Serikat atas lagu “Warriors of Love” (atau versi bahasa Inggris “Laskar Cinta”) yang dinilai menyerukan perdamaian dan toleransi beragama.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO LibForAll Foundation, Holland Taylor.

Suami Mulan Jameela itu pun berbicara mengenai pentingnya pemerintah Amerika Serikat mengenal lebih jauh tentang Islam dan radikalisme Islam.

 

Kapasitas Dhani dalam forum tersebut adalah mewakili Libforall Foundation, sebuah yayasan yang didirikan oleh mantan Presiden Abdurahman Wahid.

Ada pun misi utama Dhani kala itu hadir dalam simposium tersebut, agar tidak ada lagi kesalahpahaman antara orang Islam Indonesia yang menganggap Amerika membenci Islam dan orang Amerika yang tidak mengerti Islam sesungguhnya.

Momen itu pun kini kembali viral di media sosial setelah penggalan video pidato Ahmad Dhani di forum Keamanan dan Pertahanan Amerika Serikat telah mencuri perhatian warganet di jejaring YouTube, dari akun Danny Gaida Tera ELgar berikut ini:

Comments

comments

 

 

JAKARTA, PRESTASIINDONESIA.CO.- Meski sosoknya kerap dianggap kontroversial, arogan dan diktator, ternyata Ahmad Dhani tetap bukanlah figur musisi sembarangan. Pria yang bebas dari hukuman penjara karena tuduhan ujaran kebencian awal tahun ini, rupanya punya prestasi sangat mentereng yang datang dari pentas internasional.

Ya, pentolan band Dewa 19 itu ternyata pernah berpidato langsung di hadapan forum Departemen Pertahanan Dalam Negeri Amereka Serikat, pada Jumat 6 Oktober 2006 silam di New York.

Seperti dilansir digital platform Viva, benar-benar torehan besar bagi musisi Tanah Air, mampu menjadi pembicara dalam sebuah simposium di Amerika Serikat. Bukan cuma itu, ide-ide dan gagasannya pun diminati deretan perwira Jenderal di Negeri Paman Sam.

Kilas balik tahun pada momen itu terjadi, Ahmad Dhani awalnya hadir di forum tersebut guna memenuhi undangan Admiral Timothy J.Keating, USN, Commander, NORAD-USNORTHCOM (North American Aerospace Defense Command-US Northern Command).

Dalam kesempatan tersebut, Dhani juga datang mewakili band Dewa 19 yang mendapatkan penghargaan LibForAll Award di Amerika Serikat atas lagu “Warriors of Love” (atau versi bahasa Inggris “Laskar Cinta”) yang dinilai menyerukan perdamaian dan toleransi beragama.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO LibForAll Foundation, Holland Taylor.

Suami Mulan Jameela itu pun berbicara mengenai pentingnya pemerintah Amerika Serikat mengenal lebih jauh tentang Islam dan radikalisme Islam.

 

Kapasitas Dhani dalam forum tersebut adalah mewakili Libforall Foundation, sebuah yayasan yang didirikan oleh mantan Presiden Abdurahman Wahid.

Ada pun misi utama Dhani kala itu hadir dalam simposium tersebut, agar tidak ada lagi kesalahpahaman antara orang Islam Indonesia yang menganggap Amerika membenci Islam dan orang Amerika yang tidak mengerti Islam sesungguhnya.

Momen itu pun kini kembali viral di media sosial setelah penggalan video pidato Ahmad Dhani di forum Keamanan dan Pertahanan Amerika Serikat telah mencuri perhatian warganet di jejaring YouTube, dari akun Danny Gaida Tera ELgar berikut ini:

Comments

comments

July 22, 2020   BERITA - 403 Views

CURI PERHATIAN PUBLIK, PIDATO AHMAD DHANI DI DEPHAN AMERIKA

Editor: Nasmay L. Anas
CURI PERHATIAN PUBLIK, PIDATO AHMAD DHANI DI DEPHAN AMERIKA

 

 

JAKARTA, PRESTASIINDONESIA.CO.- Meski sosoknya kerap dianggap kontroversial, arogan dan diktator, ternyata Ahmad Dhani tetap bukanlah figur musisi sembarangan. Pria yang bebas dari hukuman penjara karena tuduhan ujaran kebencian awal tahun ini, rupanya punya prestasi sangat mentereng yang datang dari pentas internasional.

Ya, pentolan band Dewa 19 itu ternyata pernah berpidato langsung di hadapan forum Departemen Pertahanan Dalam Negeri Amereka Serikat, pada Jumat 6 Oktober 2006 silam di New York.

Seperti dilansir digital platform Viva, benar-benar torehan besar bagi musisi Tanah Air, mampu menjadi pembicara dalam sebuah simposium di Amerika Serikat. Bukan cuma itu, ide-ide dan gagasannya pun diminati deretan perwira Jenderal di Negeri Paman Sam.

Kilas balik tahun pada momen itu terjadi, Ahmad Dhani awalnya hadir di forum tersebut guna memenuhi undangan Admiral Timothy J.Keating, USN, Commander, NORAD-USNORTHCOM (North American Aerospace Defense Command-US Northern Command).

Dalam kesempatan tersebut, Dhani juga datang mewakili band Dewa 19 yang mendapatkan penghargaan LibForAll Award di Amerika Serikat atas lagu “Warriors of Love” (atau versi bahasa Inggris “Laskar Cinta”) yang dinilai menyerukan perdamaian dan toleransi beragama.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO LibForAll Foundation, Holland Taylor.

Suami Mulan Jameela itu pun berbicara mengenai pentingnya pemerintah Amerika Serikat mengenal lebih jauh tentang Islam dan radikalisme Islam.

 

Kapasitas Dhani dalam forum tersebut adalah mewakili Libforall Foundation, sebuah yayasan yang didirikan oleh mantan Presiden Abdurahman Wahid.

Ada pun misi utama Dhani kala itu hadir dalam simposium tersebut, agar tidak ada lagi kesalahpahaman antara orang Islam Indonesia yang menganggap Amerika membenci Islam dan orang Amerika yang tidak mengerti Islam sesungguhnya.

Momen itu pun kini kembali viral di media sosial setelah penggalan video pidato Ahmad Dhani di forum Keamanan dan Pertahanan Amerika Serikat telah mencuri perhatian warganet di jejaring YouTube, dari akun Danny Gaida Tera ELgar berikut ini:

Comments

comments

 

 

JAKARTA, PRESTASIINDONESIA.CO.- Meski sosoknya kerap dianggap kontroversial, arogan dan diktator, ternyata Ahmad Dhani tetap bukanlah figur musisi sembarangan. Pria yang bebas dari hukuman penjara karena tuduhan ujaran kebencian awal tahun ini, rupanya punya prestasi sangat mentereng yang datang dari pentas internasional.

Ya, pentolan band Dewa 19 itu ternyata pernah berpidato langsung di hadapan forum Departemen Pertahanan Dalam Negeri Amereka Serikat, pada Jumat 6 Oktober 2006 silam di New York.

Seperti dilansir digital platform Viva, benar-benar torehan besar bagi musisi Tanah Air, mampu menjadi pembicara dalam sebuah simposium di Amerika Serikat. Bukan cuma itu, ide-ide dan gagasannya pun diminati deretan perwira Jenderal di Negeri Paman Sam.

Kilas balik tahun pada momen itu terjadi, Ahmad Dhani awalnya hadir di forum tersebut guna memenuhi undangan Admiral Timothy J.Keating, USN, Commander, NORAD-USNORTHCOM (North American Aerospace Defense Command-US Northern Command).

Dalam kesempatan tersebut, Dhani juga datang mewakili band Dewa 19 yang mendapatkan penghargaan LibForAll Award di Amerika Serikat atas lagu “Warriors of Love” (atau versi bahasa Inggris “Laskar Cinta”) yang dinilai menyerukan perdamaian dan toleransi beragama.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO LibForAll Foundation, Holland Taylor.

Suami Mulan Jameela itu pun berbicara mengenai pentingnya pemerintah Amerika Serikat mengenal lebih jauh tentang Islam dan radikalisme Islam.

 

Kapasitas Dhani dalam forum tersebut adalah mewakili Libforall Foundation, sebuah yayasan yang didirikan oleh mantan Presiden Abdurahman Wahid.

Ada pun misi utama Dhani kala itu hadir dalam simposium tersebut, agar tidak ada lagi kesalahpahaman antara orang Islam Indonesia yang menganggap Amerika membenci Islam dan orang Amerika yang tidak mengerti Islam sesungguhnya.

Momen itu pun kini kembali viral di media sosial setelah penggalan video pidato Ahmad Dhani di forum Keamanan dan Pertahanan Amerika Serikat telah mencuri perhatian warganet di jejaring YouTube, dari akun Danny Gaida Tera ELgar berikut ini:

Comments

comments